6 Hal yang Tidak Boleh Anda Abaikan Ketika Membeli Tanah Kavling Secara Kredit

 

kampung kurma, kampoeng kurma, kavling kampung kurma, kavling kurma

Tanah Kavling  saat ini banyak diminati, selain harga yang relatif lebih murah, proses pembayarannya pun bisa dengan dicicil alias kredit. Setiap orang tentu punya tujuan yang berbeda ketika membeli tanah kavlingan, ada yang ingin dipakai sendiri dan ada juga untuk tujuan investasi. Tetapi, banyak di antara konsumen yang memilih Kredit Kavling Tanah lupa beberapa hal penting sebelum memutuskan untuk membeli.

Membeli sebidang tanah kavling bukan hal yang sepele, jadi ada beberapa hal penting yang harus anda teliti. Banyak calon pembeli yang lua bahkan terkesan ceroboh ketika membeli tanah, ini bisa saja diakibatkan oleh keinginan yang sudah terlalu menggebu untuk sebgera memiliki tanah tersebut, atau memang si pembeli tidak paham sama sekali.

Baca juga: Kampung Kurma Jasinga

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dimasa depan, anda harus lebih cermat dan teliti lagi ketika ingin Membeli Tanah Kavlingan, meskipun Proses Pembayaran Tanah Kavlingan yang anda beli adalah secara kredit. Berikut ada beberapa tips bagi anda yang ingin membeli tanah kavlingan:

  1. Periksalah sertifikat tanah

Tanah yang baik adalah tanah yang bersertifikat. Sertifikat adalah dokumen yang sangat penting dalam bisnis jual beli tanah. Sebagai pembeli anda wajib mengetahu sertifikat atas tanah yang ingin anda beli. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Lalu, tanyakanlah apakah sertifikat tersebut sudah berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau masih Hak Gunaka Bangunan (HGB). Jika masih dalam status HGB, maka tanyakanlah kepada developer tanah tersebut, siapa yang akan menanggung biaya alih status dari HGB menjadi SHM, sebab tanah dengan status SHM akan lebih kuat dimata hukum serta diakui secara legal.

  1. Pastikanlah pemegang hak tanah

Jika sebagai pembeli anda tidak mengetahui pemegang sah dari tanah, maka itu merupakan kesalahan yang sangat fatal. Pasalnya, ini akan memperbesar peluang anda untuk tertipu dan akan menjadi penyesalan dikemudian hari. Oleh sebabitu, pastikanlah si penjual adalah pemilik atau pemegang hak yang sah atas tanah tersebut. Anda bisa memastikan ini dengan meminta penjual memerlihatkan sertifikat tanah tersebut. anda juga harus memastikan bahwa nama yang tercantum dalam sertifikat adalah benar merupakan nama dari si penjual. Jika anda menemukan kejanggalan seperti nama yang berbeda denga nama penjual, maka anda patut untuk berhati-hati, dan jika memang sangat meragukan sebaiknya urungkan saja niat anda untuk membeli tanah tersebut.

  1. Tanyakan ke bank kredit bersangkutan

Anda perlu menanyakan ke bank yang bekerja sama dengan developer yang menjual tanah tersebut. Tanyakanlah apakah tanah yang ingin anda beli bisa dibeli secar kredit atau tidak. Ini berguna untuk menguji surat-surat tanah sudah lengkap dan sudah resmi atau belum. Sebab, jika belum bisa mengajukan kredit, bisa dipastikan bahwa tanah tersebut belum memiliki surat-surat tanah yang legal. Karena proses kredit bank hanya bisa dilakukan jika surat-surat tanah lengkap dan legal.

  1. Ketahuilah status sertifikat

Status sertifikat adalah hal yang tidak kalah pentingnya untuk anda ketahui, apakah statusnya masih sertifikat induk atau sudah merupakan sertifkat yang sudah terpecah. Mintalah penjual untuk memperlihatkan masing-masing sertifikat ataupun foto copy dari setiap sertifikat tanah tersebut. hal yang harus and lakukan adalah memastikan letak dan nomor seri setiap sertifikat tidak sama. Jika letak dan nomor serinya masih sama, berarti sertifikatnya masih berupa sertifikat induk. Jika begitu, anda harus memastikan kapan sertifikat yang sudah dipecah bisa selesai, dan jika anda sudah sangat berminat sebaiknya tunggu hingga sertifikat yang dipecah keluar.

  1. Lakukanlah cek keabsahan sertifikat

Pengecekkan sertifikat bisa anda lakukan di kelurahan setempat atau juga bisa ke notaris maupun BPN setempat. Nah Anda cukup membawa foto copy dari sertifikat tersebut dan kemudian anda akn mendapatkan informasi yang anda inginkan.

  1. Sesuaikanlah dengan kemampuan

Sebelum memutuskan membeli tanah kavling dengan cara kredit, maka pastikanlah kemampuan anda terlebih dahulu.  Kemampuan yang dimaksud disni tentunya adalah kemampuan finansial anda. Pastikanlah lama proses perkreditan yang akan anda lakukan, dan pasikan juga estimasi waktu dan biaya yang harus anda keluarkan. Jangan sampai pembayaran terhenti di tengah jalan akibat kecerobohan anda, karena ini akan mebuat urusan menjadi tambah rumit.

So, jangan lupakan 6 tips di atas ketika anda berniat membeli tanah kavling secara kredit ataupun langsung. Mungkin kepercayaan adalah sebuah kebaikan, namun teliti sebelum membeli harus menjadi budaya yang akan membantu anda terhindar dari kemungkinan yang tidak diingnkan. Semoga bermanfaat. J