Obat Panas Dalam Untuk Ibu Hamil

Setelah membahas tentang Pelancar Asi, mari kita bahas tentang obat untuk ibu hamil. Sejatinya, ibu hamil lebih rentan terhadap penyakit. Untuk itu, anda para ibu hamil harus tetap waspada dan senantiasa menjaga kesehatan karena lebih rentan dari virus penyebab penyakit. Dari banyaknya penyakit, penting bagi anda mengetahui rekomendasi obat panas dalam untuk ibu hamil.

Kenapa?

Karena tidak jarang ibu hamil terkena penyakit radang dan panas dalam. Jadi, dengan beberapa saran obat ataupun penyembuh, tentu akan sangat membantu anda di kemudian hari. Setuju?

Obat Panas Dalam Untuk Ibu Hamil

Beberapa rekomendasi penulis, antara lain seperti yang penulis jabarkan di bawah.

Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga

Dipercaya ampuh menyembuhkan panas dalam, gunakan saja larutan penyegar Cap Kaki Tiga. Mungkin anda bertanya, apakah boleh ibu hamil dan ibu menyusui minum larutan penyegar? Boleh boleh saja dengan takaran yang pas dan dosis yang tidak berlebihan.

Obat ini bekerja layaknya minuman isotonik, yakni dengan mengganti cairan tubuh yang hilang. Sehingga, para ibu dapat dengan aman mengonsumsi lasegar untuk ibu hamil ini.

Kuldon Sariawan (obat sariawan untuk ibu hamil)

Rekomendasi penulis selanjutnya, anda bisa mengonsumsi obat bernama Kuldon. Obat ini juga sangat membantu anda menghilangkan panas dalam, terutama untuk ibu hami. Pun, bukan hanya itu saja khasiatnya, anda juga bisa menghilangkan sariawan, bau mulut, tenggorokan kering, dan susah buang air besar. Anda bisa membeli obat ini di apotek terdekat dengan mudah. Pemakaian yang penulis anjurkan adalah dua hingga tiga tablet setiap hari.

Paracetamol

Merupakan klasifikasi obat analgesik atau penahan rasa sakit, anda bisa menggunakan Paracetamol untuk obat medis pereda panas dalam. Berbentuk tablet, anda bisa menggunakan obat ini untuk penurun demam karena kandungan antipiretik.

Kalau anda sedang terkena penyakit panas dalam disertai dengan demam, Paracetamol sangat cocok dan ampuh untuk anda konsumsi. Lebih lagi, obat ini juga masuk dalam obat non steroidal anti – inflammatory drugs. Berarti, obat ini jika di konsumsi dengan dosis normal akan sangat aman untuk anda dan janin. Pun, tidak ada efek buruk pada ginjal.

Baca Juga : Cara Memperbanyak ASI